Thursday, August 6, 2009

Warna...

Slm...
hmm
lupakan sahajalah kata2 ku jika ia menghiris kalbumu
Maafkan daku
budak muda
panas baran biasalah
cuma mahu teman2 gembira sahaja
Si Kucing bunyinya pun kecing2
Bising

Si Kucing masih ada sisa keanak-anakan
Mudah mudahan teman2 bisa tertawa

tujuan hendak menghibur yang hiba sahaja

tadi hamba dengar radio
sungguh merdu lagu2nya

PeaceLove
WaAllahua'lamu Bisshowaab

Seandainya...

Tangisan kesyukuran...

Meski teman2 yang tertanya tanya
mengapa ku diam sahaja

Aku masih berduka
Enggan dikau melihat ku begini
Ku akur kelemahan diriku

Namun aku harus berubah
Aku hanyalah seorang wanita
Yang mentah yang muda

Namun abang angkatku
Mengajarku erti perubahan
beliau pernah dipenjarakan
beliau turut menceritakan
perih pahitnya perpisahan

apa yang ku pelajari
jika melakukan sesuatu
usah ku terus berlari

Meski gentar untuk mencuba semula
ku harus bersemuka dengannya
bukan dikau yang ku maksudkan
tetapi diriku sendiri

cabaran utama untukku
adalah melawan kemahuan
mengapa dikau sukar mengerti
ku malu akan masa silamku

andai dikau benar melihat
ku sedang pencilkan diriku
ku enggan mengulangi kegelapan yang sama
apakah itu sukar ditafsirkan oleh bahasa

aku hanya mampu menangis terakhir kali
bapaku mengajarku tuk sentiasa bersyukur
meski ditimpa sesuatu
itulah yang membuat kita semua belajar dari kesilapan

tiada apa yang ku bisa banggakan

aku bukan sesiapa
masih belajar masih mengenal sesebuah erti
mengapa dikau sukar fahami???

Mungkin dikau tersalah faham
bukan hidupku yang ku harap dikau mengerti
tetapi mengapa kita sudah jadi begini

seringkali aku sembunyikan kisah silamku dengan syair dan nyanyian
kerana itulah yang membuatku menutupi jerit suara hati

muzik telah membuatku alpa tentang diriku sendiri
muzik itu bukanlah salah
ia sekadar penawar duka dan lara
tetapi jika terlalu taksub
ia akan membuat kita kekhusyukan tanpa arah
maka itulah apa yang ku cuba sampaikan
ialah sama2 mencari perdamaian dan ketenangan

haiz
jika dikau merasa aku bersalah
iya memang
tetapi
aku sedang belajar mengawal amarahku
dengan meyatukan puisi2 yang pernah kutulis
dan lagu2 yang pernah membuat teman2 gembira

apa kau lebih suka kumenjerit2?
muzik dan puisi sebenarnya mengajarku untuk mencari
dasar diriku
iaitu puncaku jadi begini

aku sedang bahagia di dalam tangisan kesyukuran ini
salahku aku berkongsi?
Aduh mengapa rumit sekali

bangga apanya???
kekalahan ku?
belum kucapai lagi kejayaan
makanya ku masih mencari jawapan
makanya ku sandarkan kata2 pada orang yang lebih tahu
mak
bapa
teman baik
dan sebagainya

bukankah kita harus saling memperbetulkan di antara satu sama lain
mundur mungkin tidak bersama
maju yang untung kita jua

Selamat malam semua...
Maa'ssalam

Wednesday, August 5, 2009

inspired from the song Dear God from A7X

-Dear Love-

V1:Did you hear the whispers of the unfortunate
Yes you do
They can hear it but can they feel it too
Did you sense this need to unfold the reality
Yes you do
You said put yourself in the other shoe
Feel the pain of their walking
How a simple caring shall ease
Show some love honey please

Chorus:It's the way you look at me..
Dear Love
You touched my heart
You stole a part of it
Dear Love
Cos you can see what I see

V2:Did you feel it when they don't understand
Yes you do
That all this voice within need a hand to hold
Could you tell that this girl yearns for the peace
Yes you do
And you'll fill part of her emptiness
You said I was hurt in life too
How soft as a word shall ease
Show some love honey please

Repeat chorus once please

Bridge:You can see
what I couldn't really
Really see
The one that I want is
The one that I really need
You helped me see through my mind what I shall be
Your tender smile that gives me that peace
You can see what I see
That I just
Ouh
be me

dear rabbii
we Love u!
:)

WaAllahua'lamu Bisshowaab

Tiada salah mengikut asal jangan ikut2

Slm

hamba sedar akan diri yang daif ini
hairan mengapa manusia taksub dengan ilmu yang dipinjamkan Allah terhadap hambanya
walhal
mereka lebih mengerti dan mempraktikkan hukum Fiqh
hamba ini setakat tingkatan dua sahaja

yang hamba hampa ialah
mereka menghina sesama manusia sendiri
biarkan ilimu rosakkan jati diri

di manakah tanggungjawab yang dikau lebih pelajari
andai dikau hati suci
Sucikanlah dengan berdoa demi kesejahteraan jiran2 mu
dan sebagainya
bukankah dikau lebih tahu?

Astagfirullah

marahku ini tiada tertahan lagi
biarlah rabbii yang mengerti

aneh bukan
apabila insan itu melakukan yang baik
dikau hina
apabila insan itu melakukan yang salah
dikau hina
apabila insan itu cuba untuk berubah juga
dikau hina
lalu di mana
manfaatnya hafalan mu yang beribu
andai dikau tidak menyucikan yang hina dengan ilmumu
lalu apa gunanya semua itu

bilaku bergerak dengan keyakinan
dikau kata ku keangkuhan
apa salahnya memaafkan
apakah dikau Tuhan?

bilaku percaya akan kata Rasulku
dikau kata aah macam faham
habis dikau yang lebih faham
enggan memahamkan saudara saudari Islammu sendiri???

Aah Sudahlah

kini kusalurkan kemarahanku di dalam puisi ini

diilhamkan dari Ya rabbii

pada tanggal 310709

Meski hidup hina
Usahlah menghina
Nanti jika terkena
Hati jua yang bisa

Biar kita berbincang
Jangan lidah mencincang
Kita mampu merancang
TakdirNya tak mungkin terhalang

Mungkin kami merana
Tapi tetap bersama
Apa yang kekal abadi
Hanya kuasa-Nya

Tergantung tidak bertali
Jangan mengaku mati
Hidup harus mandiri
Sucikan jiwa nurani

Aku hanyalah debu
Tercorak dek hembusan Mu
Andai kuharus pergi dahulu
Ampunilah dosa-dosaku

Usah dikau tangisi
Pelangi yang kian pergi
Buang sahaja yang keruh
Ambil batin yang jernih

Syukran Jaziilaan
Maa'ssalaam

WaAllahua'lam Bisshowaab

:)

Dear friends, don't give up :) ouh Siti dun give up hehehe

Bagi sesiapa yang sedang merasakan yang impian tidak mungkin tecapai meski sudah lelah mencuba dan berusaha memperbaiki diri
Ku tujukan ini buatmu saudara saudariku


Segenggam harapan...
Begitu pantas masa berlalu
Bibit-bibit masa silam kabur kini
Yang kupetik hanyalah kejernihan
Namun kekeruhan jua memberi pengalaman
Aku memandang ke hadapan
Aku seakan ragu-ragu
Awasku tiada menentu

Apakah impian bakal kucapai?
Apakah harapanku kan musnah lagi?

Resah
Aah
Di manakah engkau kejayaan sejati
Lelah kumenunggu
Penat ku mencari

Di kala ku benar2 putus asa
Kau hadir di penghujung kekecewaan

Dalam diam
kau tanamkan kasih
Keluhuranmu amat menyentuh
Keikhlasanmu indah dan utuh

Karena batinmu yang murni
Keraguanku hapus dan pergi

Aku memandang ke hadapan
Terbuka luas sebuah lembaran
Kian kupasti
Akan ku terima segenggam harapan

Wabillahi taufik walhidayah
Wassalaam

:D

WaAllahua'lamu Bisshowaab

PeaceLove to fellow broS n sisS

Haappeeee nisfu Syaaban!

Penyeri Hati (tentang sahabat setia)

Lagu ini mengisahkan seorang teman
teman di mana sentiasa berada di sisi sahabatnya
meski sahabatnya sering memberinya dugaan
teman ini tetap setia
wajahnya senantiasa tersenyum
dek matahari yang terbit di setiap pagi

Penyeri hati...
Pertama kali memandang wajahmu
Terukir senyuman
Penuh kesucian
Entah dari mana engkau menjelma
Hatiku berkata ingin mengenalimu
Kita saling memahami

Kau sungguh menghormati
Sekelip mata kupercayai
Engkaulah sahabat yang kucari
Wahai teman kuimpikan
Penyeri hatiku
Penetap jati diri

Meski masih mencari identiti
Kau teguh di sisiku
Biar indah jua derita
Kita terkenang di saat doamu

Kini terasa keresahan
Bila kusedari
Kau telah termiliki
Entah bagaimana akhir nanti
Ku enggan kehilanganmu
kau kekal di hatiku
Bersemi di qalbuku

WaAllahua'lamu Bisshowaab

The most beautiful Friday

day of forgiving
was never seen by me
always thought that u'll leave me eventually
never knew what u're tryin to say
u just leave me hanging
sway
to sway

but when i feel u
i know who u are
just like u n me
we can't think that far
our mind was only created for problems
not for problems to kill us deep down inside

so here we are
standing close ain't far
As a family standing tall
For u are my mirror to make me strong

As a friend we don't disobey
For u are my hope to live and learn

Different colours we will stay
Respecting a nation we will care

The most beautiful Friday we will share

PeaceLove
WaAllahua'lam Bisshowaab

Hidup ini bersamamu

Beribu musim telah kutempuhi
Ketandusan malam jua nur pagi
Tiada kata mampu mengukirkan hikmah hidup ini
lantas kuhanya mampu mengabadikan
Dedaun kehidupan
Yang penuh kesangsian
Dalam kepasrahan kurempuh jua
Kerana masih terbuka luas
Jalan yang indah

Bersamamu bintang
Engkau ciptakan
Bebunga harapan yang engkau luahkan
Sewaktu jatuh bangunku kau tabah sinarkan

Bersamamu angin
Kulayari bahtera ini
Kurentasi liku-liku di hadapan dengan tiupanmu
Kutembusi jua wewarna alam fantasiku

Bersamamu ombak
Betapa kurasa indahnya alunan arus
Tatkala kujalani taridra hidupku
Kau bawaku selami pasang surutmu

Bersamamu suria
Kau hangatkan semarak jiwaku
Kau bentangkan keluhuran kasihmu

Bersamamu gunung
Kujejaki tanah yang luas tersedia
Mendaki tingginya puncak kebahgiaan
Walau sukar kau mengajar ku arti kesabaran

Bersamamu pelangi
Kau ceriakan keresahanku
Bersama tujuh kecantikanmu
Setelah hujan membasahi diriku

Bersamamu cinta
kujatuh sehingga ke lubuk terbisa
Kau bermain dengan perasaanku
Kau mempersendakan keikhlasan
Kucuba luahkan
Tatkala daku semakin terhimpit
Kau rumitkan lagi dengan kepahitan
Karena perpisahan yang kau pintakan

Namun hanya bersamamu
Bintang
Angin
Ombak
Suria
Gunung
Pelangi

Hanya bersamamu
Kumampu bernyawa lagi
Hidup ini bersamamu
Dikaulah mutiara
Dikaulah cahaya hatiku
Kini kutegar untuk terus berdiri
Menyemai bibit hidup ini

Inilah cintamu ya rabbi
dikau terima hambamu ini
meski hati dinodai dosa
Engkau beriku arti kemaafan
yang kita dambakan sesama insan

WaAllahua'lamu Bisshowaab

Tuesday, August 4, 2009

Just a song abt a girl who lost her way ;)

Call me...
Baby I ate an apple today
(but)baby it didn't make my day
Somehow I'd rather sit and stay
Cos ya didn't call me the last three days

Call me
Are ya doing fine now
Did ya go outta town
Or has your voice lost its tone
I guess our conversations are endless
No not even over the phone

But baby don't tell me
Baby don't tell me never tell me that you're gone

Don't cha know that the nite may be cold
(but)you've kept your flame alive
Your warmth have held me to survive
Call me...

Yup it's a song abt a girl desperate for love from her love ones


missing what's lost n that can never be returned

PeaceLove

For girls in need of true love

This is a song abt a girl who is still waiting n hoping to find the right guy

Entitled:

"Ideal"

Cikgu mentioned life is a matter of choice
We're too young to even bother
We ain't young anymore
cos Rite now I feel so old
why am i feeling so cold

Time passes by
ideal moment don't get by
wind don't stop singing
i'm still needing my ideal guy

childish as we can be
ideal knows
young we're all still learning
young grow up
you may fall
Young dun give up that's life afterall
We're all looking for what's ideal
True laugh and life
True love and will

I'm no child anymore
i'm needing u
the ideal man
who's heart so true

WaAllahua'lam bisshowaab
:)

Ding Ding Dongs (song abt friendship)

To the Ding Ding Dongs
To the Ding Ding Dongs

Liana go-Leee heee
Nad go-hey apa cakap
Meego-Haha we're the ding ding dongs ya'll

To the ding ding dongs
To the ding ding dongs

We go-Weehee met at the locker
I didn't think Liana like soccer
Nad came like a Va Vaa Voom
she came so fast
left us so fast vrooom
Though we had our differences
We learnt we couldn't care less

We're big people
Not our bums
But our hearts

We are friends no matter what
good and bad bad bad we go through together
friends for ever enemies never

we're the Ding ding dongs yeah
we're the Ding Ding Dongs!

hehehe ;)

it's a silly song really

but i guess that's what friendship taught me :)
friends come and go bt true friends actually taught us loyalty



WaAllahua'lamu Bisshowaab

Bagi yang sedang sangsi sesama pasangan anda

Puisi ini berjudul

Curagu...
ia adalah gabungan curiga dan ragu di mana dua2 adalah permainan Syaitan belaka
Ada kalanya di dalam sesuatu hubungan
Kita akan sangsi akan pasangan kita, kepercayaan terhadap masing2 mula kurang dan sebagainya

Dengan itu hamba berharap usah lah bersikap prasangka terhadap pasangan anda kerana apa pun yang telah berlaku mahupun yang masih berlaku masih bisa teratasi jika kita tahu berkompromi
Berkerjasamalah dengan pasangan anda
Beri perangsang terhadap sesama insan
Kata2 semudah "terima kasih dan apa khabar" bisa menyelesaikan masalah yang kecil
Jangan biarkan masalah kecil seperti "hmm..mana agaknya dia nak pergi ni..pasangan aku ni baik/cantik/murah hati..nanti dia mengorat atau orang lain cuba mengorat dia mcm mana"
runtuhkan kesetiaan yang telah anda berdua bina
Selamat berjaya ya!

Curagu...
V1
Ketautan tujuh ranting2 kehidupan
Bagai singkatkan masa untuk bersama
Khabarmu hanya terjawab dengan suara
Aku menunggumu
Teganya aku
Aku curiga

Ch
Sekira cinta itu warna
Apakah aku pelangimu
Sekira cinta itu cahaya
Apakah engkau suriaku
Ku mengerti bukannya hati berenggan
Maka sunyi kita ditemani
insan-insan yang lain

V2
Pernah kudikaburi masa silamku
kau genggami jua kelam luka ini
Sayangku mengapa sunyimu berganti
Aku merindumu
Resahnya aku
Aku ragu

Bridge
Semoga mereka hanya teman2 memori
Kerana cinta adalah kebersamaan dua suara
Bila janji sedia
(sedialah terpateri)
Ouh Tuhan
hapuskanlah jurang
titikkanlah perang curagu hati

Bagi yang masih berdendam

Dendam ialah sifat yang bisa membusukkan nurani kita
Apabila kita menyakiti orang lain dengan kata-kata kesat mahupun dengan kekerasan dari segi segi mental mahupun fizikal, ia akan berbalik semula kepada kita ataupun terkena kepada orang2 yang kita sayangi

Muhasabah diri setiap hari adalah yang terbaik demi mengelakkan diri dari menuding jari apabila musibah berlaku terhadap diri, keluarga, saudara mara, teman2, jiran2 mahupun masyarakat dan bangsa.

Puisi ini berjudul

Lerailah genggaman itu...

Hari ini kubersendiri lagi
Manakah dia bahagia yang ku cari
Pernah kuberharap lambang cinta kan kucipta
Terluka nadi terhiris hati

Kenyataan mengundang jua
Lambang cinta terlerai hampa
Jelaslah cinta hanya untukNya
Kuguguskan sisip-sisip itu

Airmata mengalir kaku
Hanya cahaya kenangan yang kusimpan
Umpama permata terpencil di kalbu

Tak termampu menanti
Telah jua kucuba membenci
Bukanlah salahmu janji terpateri bersembunyi
Kuleraikan genggaman itu
Kuterluka dengan melukaimu

Janganlah persendakan agama nescaya ia akan mempermainkan diri kamu

Di dalam puisi pertama ini, hamba bakal menceritakan sedikit sebanyak tentang kehidupan Si Kucing ini.

Meskipun pahit untuk mengungkapkannya,ia sekadar penawar bagi teman-teman ku yang masih mencari jawapan untuk taubat.Ada di antara rakan hamba yang baru dibebaskan dari penjara dan sebagainya.Semoga ia dapat membantumu.

Hamba akur ramai yang menganggap hamba ini gila dan sebagainya akan tetapi pengalaman adalah guru terbaik untuk mengajar diri kita.

Mutiara yang dimaksudkan di sini adalah iman seseorang

Menanti Dewasa...

Hidup dalam penyesalan dinilai sifar
Tiap detik penuh gementar
Masih kuteruskan sisa semangat
Tiap hari lidah masih menyengat

Biarlah
Biarlah mereka terus mencaci
Bukan hakku menutup hak yang hakiki
Apa yang mereka dengar, lihat
Merekalah yang mampu menilai sendiri

Menanti dewasa
Bukannya aku semakin perkasa
Aku begini karena pilihan cara hidup sendiri
Yang buruk tetap daripadaku
Yang indah semua atas kehendakMu

Akulah si plastik yang menghias diri
Niat hanya jadi seperti insan biasa
Tidak mahu mereka curiga
Yang kiri norma mengapa yang kanan beda warnanya

Warna hanya tinggal warna
Buta tetap buta
Hidup mula berubah
Ah! Aku kan orang biasa
Angkuh menyelimuti,pujian suluh lagi
Lupa puji pinjamanNya
Lupa nafas hanya sementara
Lalai mutiara sudah sirna
Dahulu sabar wah sekarang kian mencabar
Sayup keluh mengenang dosa

Entah akal hilang di mana!
Airmata hanya melembabkan raut wajah

Menanti dewasa
Di dalam kaburnya sinar titis ini
Masih ada yang membimbingku
Yang pahit jangan dibuang semua
Yang manis jangan ditelan semua
Wahai anak binalah semula semangatmu
Sabar pasti selamatkanmu

Kini aku sadari
Lebih setahun
Lebih lima tahun
Kegelapan ini puncaku sendiri
Teguran ibu yang endah tak endah
Nasihat ayah tidak kuguna
Pukulan ibu tiada jadi ingat
Tiada makna dikumpul berpingat-pingat

Maafkan aku kepadamu yang pernah
berikan aku harapan baru
Nafasku lelah semakin tegar
Maafkan aku adik-adikku
Kakakmu jatuh penuh bertalu
Maafkan aku
Aku masih daif karena ketidaksyukuranku

Menanti dewasa
Harusku belajar semula
Mengukuhkan asas
Patah sayapku kini terbatas
Ya Allah
aku hanyalah debu di sisiMu

Terimalah taubatku ini
Andai persisiran disucikan ombak
Aku mahu terus mencariMu
Aku takut kehilangan damai ini yang telah kau beri
Tilamku pastikan menjadi tanah suatu hari nanti

Nadaku semakin sumbang
Diburu tangis yang tidak seimbang
Kiniku percaya Engkaulah yang Esa
Sayap kita damai dan cinta
Bacalah untuk dijadikan senjata
Bacalah untuk leraikan tumpahan darah
Usah dibaca jika engkau belum mampu berjanji
Karena yang kau bakal mampu
Tompokkan kekeliruan lagi

Inilah
Hanyalah pengalaman hidupku
Menanti saat aku dijemput
Seperti mereka yang telah pergi
Aku kamu dan kita
Umpama tiram
Akan kembali ke lautan
Bersama mutiara tersisa
Entah terang
Entah malap
Ya Allah janganlah gelap
Pasti tenggelam jua
Kepada dunia beda milik yang Esa
Tundukku
Menanti Dewasa

Puisi ini telah diilhamkan kepada ku berdasarkan kata2 nasihat dari kedua orang tuaku dan tidak lupa kepada temanku di dunia dan akhirat Zainab Jamaluddin

Beliau adalah sebaik-baik teman

Hamba akan 'link'kan blognya semoga teman-teman hamba terbuka hati untuk berubah
Amiin
Alhamdulillah
PeaceLove

Mulanya lembaran baru di dalam kehidupan

Assalamu'alaikum

Tujuan hamba menulis ini ialah dengan harapan jika teman-teman hamba di luar sana terasa sunyi, dihimpit masalah atau dibelenggu dosa2 yang silam tahu bahawa di dalam dunia tiada orang yang harus melalui sesuatu perkara dengan keresahan tanpa bantuan.

Punca segala penyakit ialah hati kita.Dari hatilah datang sifat cemburu,dendam dan sebagainya.Maka apabila hati sudah mula dikaburi bisikan Syaitan, apa yang dilakukan/dibicarakan selalunya berdasarkan nafsu bukan ilmu.

Oleh demikian, harap maklum bahawa hamba ini sekadar debu yang masih mencari lagi.Di dalam blog ini hamba akan hamparkan puisi2 yang pernah hamba tulis sepanjang hayat hamba semoga ianya dapat mengubat hati yang pilu, resah mahupun mereka yang pernah merasai kekerasan di dalam persahabatan, persaudaraan mahupun rumahtangga.

Hamba percaya jalan yang terbaik untuk menyelesaikan suatu masalah bukanlah dengan pukul bantai mahupun tengking-menengking.Apatah lagi hinaan.

Kita harus selami ke dasar masalah tersebut.

Kepada mereka yang ingin memberi komentar mahupun saranan dipersilakan.Juga jika anda berpendapat di dalam penulisan saya ini salah mahupun menyanggah dari segi undang2 duniawi mahupun ukhrawi, semoga anda dapat menegur saya dan memperbetulkan saya.

Sama2lah kita mencari keampunan dan keredhaan-Nya.

Insya-Allah

usaha+tawakal=kejayaan

Marilah mulakan hidup baru
Hati kita ibarat kain putih
Sebelum baligh
Ibubapalah yang memainkan peranan mencoraknya
Sesudah baligh
Kitalah yang harus mencoraknya sendiri
Janganlah teman2 mudah putus asa
bangunlah dari kejatuhanmu
teruskan tanggungjawab dan perjuanganmu
Syukran
WaAllahua'lamu Bisshowaab.